Post Ad Area

Post Home Style

Friday, August 14, 2015

Memilih PKS

Di sudut sana mencaci maki, di sudut sebelahnya lagi memprovokasi. Baca ke timeline yang itu isinya mengolok-olok Islam, menggunakan ilmunya malah untuk menebar kekacauan. Berbalik ke timeline yang lain jumpa dengan para fanatik.

Giliran baca inbox malah berjumpa dengan kawan yang tanpa mau repot bertanya langsung menghakimi. Pasalnya sangat sederhana. Beberapa status yang menampilkan hal baik tentang pak Jokowi, tak peduli seberapa kebetulannya hal baik itu muncul. 

Politik, kisruh sosial, konspirasi, saling cela, dan maki. Padahal sudah beberapa kali saya jelaskan, posisi saya saat ini adalah memilih PKS.

Thursday, August 6, 2015

Islam Nusantara? Kami di Aceh memilih Islam Internasional.

Source. visitaceh2014.wordpress.com

"Aceh itu santai aja soal gaya. Mau pakai jubah ala arab, afrika, cina, atau hindustan, gak masalah. Mau pakai kopiah hitam nusantara, kain sarung nusantara, baju koko ala cina, atau peci putih gaya arab, diterima.
Eh ada yg bilang liberal.
Loh, kok liberal? Islami donk. Soalnya dalam islam kan aturannya semua dah ada. Mo pake gaya maroko, cina atau eropa, mo pake bahasa pengantar apa, semuanya gak dilarang, asal memenuhi unsur syar'i nya kan? smile emoticon

Yang gak boleh diubah juga jelas. Ngaji pakai bahasa yg digunakan Qur'an, aturannya sesuai aturan baca Qur'an. Shalat pakai bahasa Qur'an, seperti juga hadits. Itu aturannya jelas, itu juga yg disunnahkan. Gak suka? Ya ini cuma wajib buat muslim kok. Keberatan? Balik lagi ke syahadat. Itu aturannya.
Soal bahasa arab, itu memang identitas islam. Bukan krn bangsa arabnya, tp krn itu yg Allah tetapkan. Sama seandainya Islam turun di eropa, trus Allah menetapkan bahasa identitas adalah bahasa Denmark. Nah ini turunnya kan di Arab.
Kenapa arab?

Sunday, August 2, 2015

Suka Melihat Orang Marah? Jangan-Jangan Anda NPD

Narcissus by Caravaggio | en.wikipedia.org
Merasa puas ketika bisa membuat orang lain merasa lebih rendah. Gembira ketika berhasil membuat orang yang dianggap 'mengganggu superioritas' meledakkan amarah. Atau bisa jadi meyakini kalau orang lain sangat tidak memahami betapa bagus dan berkualitas diri anda.

Saya selalu membayangkan yang namanya narsis adalah suka tampil di depan orang lain, atau senang menjadi pusat perhatian. Ternyata suka jadi 'bintang' itu hanya salah satu dari efek Narsis.

Menemukannya secara tidak sengaja ketika mencari data untuk project menulis yang kesekian. Awalnya saya mencari gangguang kejiwaan untuk memperkuat karakter tokoh yang sedang saya bangun untuk tulisan. Seorang laki-laki yang tidak memiliki 'diri pribadi' seutuhnya. Menciptakan peran dan karakter bagi dirinya, dan itu membuatnya bisa hidup.

Start typing and press Enter to search